Wednesday, October 6, 2010

anak-anak hamster... (hr ke-3, 4 dan 5)

Hore! Bulu anak-anak hamsternya mulai tumbuh. Semuanya masih ada enam, dan semuanya sudah tambah besar dan kuat. Kayaknya bakal selamat semua deh...

Hari ke-4

‘Ga ada perubahan yang signifikan. Tapi bulunya makin tebal.

Hari ke-5

Setelah tumbuh besar semua, aku harus pasang pengumuman di fb, siapa yang mau adopsi hamster-hamster ini. Satu, dua... sembilan hamster terlalu banyak untukku.





Tuesday, October 5, 2010

anak-anak hamster... (hari ke-2)

Sekarang anak yang selamat tinggal enam... hiks...

kok bisa sih?! (kalau kata MJ: how could this be?!)

Padahal semuanya udah cukup besar... masa ada yang mati lagi?

Pokoknya bangkainya gak ketemu seperti yang pertama, tapi sudahlah.

Anak-anak hamster yang lain, matanya mulai menonjol dan telinganya mulai mencuat (waktu pertama lahir mukanya rata kayak Voldemort).

Induknya baik, tidak sombong dan baik hati. Tiap ada anaknya yang keluar sarang (atau keluar dari kandang) langsung dia gigit tengkuknya (as rats do) dan dibawanya kembali ke sarang.

Induknya jadi agresif sekali, dan harus dipisahkan sedemikian rupa. Jadi begini pengaturannya:

Karena yang jantan itu maunya kawin terus dan selalu cari cara untuk mati lewatin pagar pembatas, jadi kadang-kadang kumasukkan dia ke aquarium bekas itu..

Kandangnya sudah kotor, sejak bulan ramadhan belum pernah diganti...

Foto-foto anak hamsternya di hari kedua:


lucunya^^

Monday, October 4, 2010

anak-anak hamster...

Jum’at lalu, ketika aku pulang bersepeda dari sebuah perpustakan kecil terdekat dan menengok hamster-hasmterku, aku kaget setengah mati. Si Campbell (satu-satunya anak yang tersisa dari Chi dan Hera dan belum diberi nama sampai sekarang) melahirkan! Aku gak pernah tahu kalau dia hamil. Aku bahkan gak tahu kalau dia betina... <--- konyol abis.

Pokoknya aku senang deh. Aku sudah berpikir untuk membuangnya entah kemana (mungkin dikubur hidup-hidup atau kuceburkan ke selokan atau kuumpankan pada kucing) karena telah membunuh seekor hamster entah-jenis-apa yang super jinak, dan baru dua hari kupelihara. Bahkan belum sempat kufoto. Sejak itu kusangka dia cuma seekor hamster jantan pembunuh yang kena obesitas karena kebanyakan makan biji bunga matahari.

Dan waktu kutengok itu, pas sekali waktu dia sedang melahirkan. Hebat deh, semuanya ada delapan anak hamster yang berwarna pink dan gak punya mata dan tentu gak berbulu.

Foto pertama yang kuambil (aku gak sempat mengambil foto atau video waktu anaknya lahir saking terpesonanya):

Duuh... lucunya blogger-emoticon.blogspot.com

Ada satu anak yang kayaknya lemas gitu. Kukira pasti bakal mati karena gak cukup kuat untuk berebut susu dengan saudaranya. Dan kejadiannya memang begitu. Belum sempat kuambil bangkainya sampai sekarang, karena selain sudah terkubur di alas kandang, aku takut mengganggu anak-anak hamster yang lainnya. Nanti saja kalau yang lain sudah bisa dipindahkan.

blogger-emoticon.blogspot.com

Saturday, October 2, 2010

cogito ergo sum....

itu ungkapan favoritku. ungkapan itu asalnya dari René Descarters, seorang filsuf asal Prancis. Dia lahir di La Haye, 31 Maret 1596. Dalam pelafalan Latin, namanya adalah Renatus Cartesius... (tidakkan kata 'cartesius' mengingatkanmu pada sesuatu?)

'cogito ergo sum' dalam bahasa Prancis adalah 'je pense donc je suis' yang artinya 'aku berpikir, maka aku ada', dan dalam bahasa Inggris 'I think, therefore I am..."

Descarters adalah seorang filsuf terkenal. Dia juga seorang pemikir, dan dia meragukan keberadaan benda-benda yang ada di sekelilingnya. Ia bahkan meragukan keberadaan dirinya sendiri...

dia takut bahwa berpikir tak akan membawanya kepada kebenaran. ia juga berpikir mungkin saja sebenarnya pikiran manusia memang tidak membawa manusia pada kebenaran, melainkan kesalahan.

tapi, bagaimanapun pikiran manusia membawanya pada kesalahan, dia tetaplah berpikir.

"ketika berpikir, sayalah yang berpikir..."

jadi, ketika dia meragukan bahwa dirinya sendiri itu itu ada, dia berpikir jika dia dapat berpikir, maka dia ada.

Friday, October 1, 2010

bikin pusing..!

pokoknya aku tuh ga biasa sama tulisan kayak ginian... bikin puyeng!

coba liat deh..
tarik napas...
ambil obat pusing sekalian...

----------------------
by: Ophi A Bubu (Ratu Alay Sejagad)

QmO dLaM iDopQhO (kamu dalam hidupku..)

q tWo……………… (aku tau……)
qMo mANk cLiD wAd cYanK m qHo…………. (kamu memang sulit buat sayang sama aku…)
tPhE qMo pLu tHwO„„„ (tapi kamu perlu tau….)

mY LuPi”………… (my love, cintaku -btw, lupi lupi di kuping aku kedengerannya kayak permen yupi. ehm)
aLwaYs 4’U…………… (always for you, cuman buat kamu)

cO’nA cMa qMo YaNk Co WaD qHo cYuM………… (soalnya cuma kamu yang cowo buat aku senyum -oke ni si ophi jelas jelas tidak mengikuti kaidah yang benar dalam membuat struktur kalimat)
k’tHwA„„„„„„„„„„ (ketawa…)
n cNeNk…………….. (dan senang)

tHanKz b’4„„„„„„ (thanks before, terimakasih sebelumnya)
yOz aLaWAiCe d bEzT……………. (you always the best, kamu selalu yang terbaik -ALAWAICE? HAHAHAHAHA LOL)
iN meYe heArD„„„„„„, (in my heart, dalam hatiku -btw MEYE? APA ITU HAHA)

tHo_tHo………….. (dadah -ini dadah doang ribet banget nulisnya)
LupHz yOu„„„„„„, (love you, sayang kamu)
bU_bU„„„„„„(bubu)

——————————————

I’m ReGrEeEeeEEeeEet nOw……………. (aku menyesal sekarang)

naFaZ„„„„„„„„„, (napas)
bNcHi qOh nGmBAnK………………. (benci aku ngambang -oke si ophi uda mulai jorok, ngambang ngambang)
hOeKkkKKk…………….. (sound effect muntah, HOEEEKK -tuh kan muntah HAHA)
.

nPhA jDe gnE??????????????? (mengapa jadi begini?)
i dOn’t LiKe tHaT………….. (I don’t like that, aku tidak suka itu)
qOh g Mo iDoP dLAM kmNfqAn………. (aku ga mau hidup dalam kemunafikan -WUESSS angin berhembus)

tHiZ iZ buLLsHiT!!!!!!!!!!! (this is bullshit!, ini semua omong kosong!!! -penuh amarah membara)

sHiT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! !!!!!!!!!!!!!!!! (shit!!!!!! TA* -hahah ophi marah marah ngomong yang kuning kuning kayak banana)

SADAM WITHOUT WORD!!!!!!!!!!!!!!!!!!! (sadam without word, sadam tanpa kata -WTF tiba tiba bawa sadam? ato DIAM maksudnya? OH DIAM DEH KAYAKNYA. bzzzzzzt)

HAifTf……………… (huff)

—————————————–

TaKe mE 2 yOuR hEaRtZzz?????????????????? (take me to your heart, bawa aku ke dalam hatimu)

cXnK qMoh tO cKiDnAAAAaaaAaAaaaa……. (sayang kamu tuh sakitnya…)

m_tHa apOn YoH……………… (minta ampun ya…)
qoH tLuZ”aN uCHA bWaD tTeP qEqEUh cXnK qMo………. (aku terus terusan berusaha buat tetep kekeuh sayang kamu…)

bUD„„„„„„„„„, (but, tetapi…)
hUhuHuHfTFTf………….. .. (huft huft -ehem ophi centil deh)
cIa” adJA………………… (sia sia aja -CIA? hahahah)

shIt???????????? (TA*??????)
maYbe??????????????? (maybe, mungkin?????)

ckIdDDdddDDDd„„„„„„, „„„„„„„„„„„„„ „„ (SAKIIIIIIT! -ini ngomong sakit doang kayak suara ban ngerem ehm)
pGEn qOh tO bLanK…………………….. (pengen aku tuh bilang)
U bLOkE mY hEaLtH!!!!!!!!!!!!!!!! (you bloke my health, kamu cowo kesehatanku, atau kamu merusak kesehatanku? -HAHAHAHAHA YOU BROKE MY HEART KOK JADI YOU BLOKE MY HEALTH? jauh gitu artinyaaaa! LOL)

i tHinK…………….. (aku pikir…)
it’Z DISGUSTING vOiCE……………….. (itu suara menjijkan - naon deui si ophi ga nyambung ehem)
anDeE…………………. (andaiii…)
adJA g2 dRe wAL…………….. (aja gitu dari awal)
qTaH gAg mKeN dIEM”aN gNe tOh???!?@??@?@??@@?@? (kita ga makin diem dieman gini tho’?

tulisan ini dari sebuah thread di kaskus

kali udah pada baca kali ya....
tapi aku mau nunjukin gimana bahasa anak-anak indonesia sekarang...

Thursday, September 9, 2010

Mimpi

Aku tertidur setelah sahur tadi. Dan mimpinya sangat nyata, seru sekali. Jadi kuputuskan untuk segera menulisnya. Kukira ini berlokasi di piramida dengan labirin yang berliku-liku, di suatu tempat di Mesir.

Aku tak begitu ingat awalnya, karena mimpi itu seperti kabut dikala fajar, memudar seiring waktu. Yang kuingat adalah bahwa aku sudah memasuki beberapa ruangan dan banyak, banyak sekali lorong, tapi bagian yang kuingat mulai dari sini:

Aku sampai di ruangan aneh yang agak sempit. Beberpa lorong tampak disitu. Menurut intuisi, kuikuti kata hati dengan masuk ke sebuah lorong. Ini yang aneh, setiap aku menentukan harus masuk ke mana pintu yang baru kulalui itu tertutup dan aku akan masuk ke lorong yang kupilih, dan terus mengikuti jalan itu sampai tiba lagi di ruangan lain. Mirip-mirip naik lift yang berjalan horizontal, mendatar.

Jadi, dengan “lift yang berjalan mendatar” ini aku masuk ke lorong sebelah kiri.

Ruangan dengan sebuah monumen aneh di tengah , berbentuk silinder. Di seberangku ada – lagi-lagi – lorong. Aku sudah mulai gelisah. Bukankah sudah dilaporkan ada banyak orang yang hilang di labirim-labirin makam seperti ini? Dan coba lihat dimana aku sekarang?

Akhirnya aku pilih salah satu lorong dan terus maju melintasi lorong yang lurus, lalu membelok ke kiri.... dan langsung belok ke kiri lagi.... dan aku sampai di sebuah ruangan dengan sebuah pilar besar berbentuk kotak di dinding seberang, dan dua lorong di kedua sisinya.

Kiri atau kanan? Aku tak tahu. Di depanku ada semacam lukisan yang sudah pudar, dan bisakah kupakai untuk petunjuk? Ada gambar burung gagak hitam di tengah, dan rusa jantan yang sedang melompat di bawahnya. Sedang di bagian kanannya, ada seekor rusa betina sedang duduk menghadap ke kanan. Apakah selalu ada rusa tadi? Haruskah aku masuk ke lorong yang itu?

Tidak, sudah terlalu jauh aku masuk disini. Apakah sebaiknya aku kembali ke luar? Aku mencoba kembali ke lorong yang sebelumnya, tapi aku tak ingat lagi jalannya. Ini bahaya; aku bisa mati kelaparan disini.

Aku berjalan kembali ke ruang an dengan dua lorong itu. Jika aku terus, bisa-bisa aku mati duluan sebelum sampai. Tapi dimana pula sampainya? Beresiko sekali. Tapi aku juga tak bisa kembali, karena resiko tersesat terlalu besar. Apa yang harus kulakukan?

Aku berjalan mondar-mandir dilu untuk memikirkannya. Tiba-tiba, di dinding dekat atap di sebelah atas, kanan, ada semacam kilatan seperti pantulan cahaya di cermin. Apa yang kulihat? Kayu triplek, palu, gergaji, dan peralatan lainnya seperti di bengkel.

Aku sudah memutuskan untuk pergi ke lorong yang dihadap si rusa betina ketika kudengar suara maktuo (tante) ku di lorong yang baru kulewati tadi. Aku melongok, dan kulihat cahaya matahari tercetak di dinding. Jadi di sebrang situ ada pintu keluar! Kebetulan, aku juga sudah bosan disini.

Tapi entah kenapa, pintu itu tertutup dan dengan dorongan aneh "lift" itu aku masuk ke lorong kiri, lorong tak ingin kumasuki.

“Oh no!” kupikir begitu aku mengeluh waktu itu.

Aku masuk, dan berada di sebuah ruangan yang jauh lebih kecil dengan meja (Meja? Dijaman Mesir Kuno ada meja?) dari kayu gelap dan disamping dan didepannya ada tumpukan kotak dengan penutup kulit. Di meja, ada tulisan “Boggart”

Boggart itu semacam makhluk pengubah-bentuk. Dia tinggal di tempat-tempat gelap seeprti laci meja dan lemari. Makhluk itu benar-benar tak berbentuk sampai dia bertemu seseorang, karena dia merubah dirinya menjadi hal yang paling ditakutkan orang itu. Jadi untung sedikit jika bisa menghadapinya dengan orang lain, karena hal yang paling ditakutkan setiap orang kan berbeda-beda dan si Boggart bakal bingung.

Dalam mimpipun aku masih bisa merasa heran walau sedikit. Boggart? Di Mesir? Kucari-cari dimana tempat yang mungkin si Boggart itu tinggali. Oh, ya... Laci meja kayu itu bergetar sedikit. Ketika aku hendak membukanya, kulit penutup sebuah kotak di depanku menggelepar, seperti tertiup oleh angin.

Kenapa? Aku tak tahu. Aku kembali maju (karena aku tadi melompat mundur) dan menjamah pegangan laci itu.

Dan ketika aku hampir berhasil membuka laci itu, aku terbangun.blogger-emoticon.blogspot.com


Untung laptopku ada di sebelahku. Aku sedang mudik di rumah nenek dan tidur dilantai. Setelah sahur tadi, aku mengeluarkan laptop dan menulis beberapa post (beberapa belum selesai dan disimpan sebagai draft), serta mengutak-atik layout blog. Si lappie ini masih ada di sampingku ketika aku tertidur kemudian (hanya modemnya aja yang raib, diambil ibuku).

-----------------

Selesai. Itu tadi mimpiku. Dan harus kuakui, aku lega ketika terbangun karena aku tak pernah punya maksud untuk mati kelaparan di piramida dalam rencana hidupku.



Tuesday, September 7, 2010

Bulan

Aku suka sekali bulan.
Jadi kalau kebetulan sendirian di rumah, home alone gitu, aku tinggal keluar rumah (atau kadang-kadang manjat genteng) untuk liat barangkali ada bulan atau minimal bintang.

The Starry Night karya Vincent van Gogh


Aku suka sekali bulan, apalagi saat bulan purnama dan bersinar perak. Mungkin gara-gara itulah blogku yang lain kuberi alamat silver-light-of-the-moon.
Dan kalau sudah bulan purnama, aku senang sekali kalau ada awan yang menyelubunginya, melayang-layang kayak hantu sedih.

Aku suka sekali dengan bulan, dan aku juga suka segala yang berhubungan dengan bulan. Misalnya sonata pertama yang bisa kumainkan judulnya Moonlight Sonata. Blog pertamaku kuberi nama silver-light-of-the-moon, dan idenya melintas begitu saja. Aku suka sekali nama Nurul Qomariyah, dan itu artinya "Cahaya Bulan". 'Nur' artinya cahaya dan 'Qomari' artinya bulan, kalau enggak salah.

Karena marmutku yang malang sudah mati, Kuganti saja namaku dengan Kliuna-ai. Tahukah kamu? Kliuna-ai berarti "Bulan" juga dalam bahasa Apache.

Jadi harap-harap saja jangan sampai aku terobsesi pergi ke bulan, dan berangkatnya dilontarkan pakai meriam seperti tokoh dalam bukunya Jules Verne. Hahahaha....