Saturday, March 1, 2014

Parameter Moral

(post serius dikit daripada blognya karatan)

Ada banyak hal untuk dihitung dan diukur di dunia ini. Betul?
Sesuatu yang dihitung atau diukur pasti penting. Buktinya orang sampai repot-repot membuat satuan yang global agar siapapun bisa tahu persis apa yang mereka maksudkan.

Dengan logika matematika/penarikan kesimpulan, hal ini dapat dituliskan dengan,
x itu penting
sesuatu yang penting punya satuan
_________________________________
∴ x punya satuan
 Bagaimana dengan moral? Siapapun yang bilang moral itu tak penting, dia ngajak gelut.

Tuesday, November 26, 2013

Tobit, the Fallen Warrior



Aku tak mengenalnya. Tidak, seharusnya aku bilang sayang sekali aku tak mengenalnya. Tidak sempat.

Joan Tobit Sigalingging ditemukan meninggal setelah hilang selama kurang lebih satu bulan. Tapi bukan itu berita yang paling mengejutkan.

Monday, November 25, 2013

Come to me, Chemistry

Dengar ini:

AKU DIUNDANG JADI PEMATERI WORKSHOP KIMIA

ada yang pingsan tidak?

Saturday, October 12, 2013

Free Diving

Bukan, maksudnya bukan diving bebas yang tidak dilarang dalam pertandingan maupun oleh wasit. Barangkali demam bola belum usai padahal piala menpora dan LSI udah selesai...

Thursday, August 15, 2013

Album Mudik 2013

ETAPE I :: Bandung-Serang

Bandung – 2 Agustus 2013

The journey starts here.

Wednesday, August 14, 2013

Monday, July 29, 2013

Ada Apa Dengan Anak..? [2] : Vertex, Sore-sore

I thought everything had lost already.

Mungkin masih ada yang ingat post ini. Kini aku  memasuki tahun kedua, rasanya aku makin paham.

Let's begin from the beginning. Tadi sore aku menemani temanku ke Vertex (this is something my parents don't know, so it's pretty much a sin). Untuk pertama kalinya dan mungkin terakhir. The so-called Vertex, toko CD bajakan berkualitas (katanya) di depan SMP 7. Ingat ya, SMP 7.

Friday, June 28, 2013

Don't die, Atla!

Sekalinya mendapat kesempatan untuk memiliki sesuatu yang istimewa, maka kesempatan itu akan hilang, eventually.

Memang bukan jatahnya, ya.

Lebay banget.

Ehm. Baru kemarin pagi aku terseok-seok mendaki bukit untuk belanja, atas perintah Yang Tak Bisa dan Tak Boleh Dibantah alias orangtua. Meski dengan tampang cemberut (yang disembunyikan) dan hati dongkol, aku pergi juga dengan alasan takut kualat. Maafkan...

Sungguh tak ada yang salah dengan bangun pagi. Tidak juga dengan berbelanja sekalipun harus mendaki gunung. Masalahnya, aku kelelahan dan AKU BARU TIDUR 3 JAM. Setelah berhari-hari begadang.

Tetapi, di tengah jalan aku menemukan sesuatu. Sesuatu yang secara tak sengaja masuk dalam medan pandang yang cuma setengah terbuka. Sesuatu itu adalah peri cokelat paling indah, luar biasa, sekaligus paling mengenaskan yang pernah kulihat.

Sunday, June 16, 2013

Compressed? I'm DISTRESSED!

I don't always download movies compressed in zip/rar

But when I do, they're never work

+fusion Bad Luck Brian :hammer

Help!

UNTUK APA coba mem-password file yang sengaja dibagi-bagikan? Promosi web? Okelah, tapi lain kasusnya kalau ternyata webnya sudah nggak ada dan, automatically, passwordnya ikut raib pula.

And that's what happened to me.

Selain aku berhasil entah bagaimana men-crack passwordnya dengan brutal force, maka file film 700+ MB ini akan tersia-siakan. Dan mengertilah, dengan average download speed 8 KB/s, aku butuh SEHARIAN untuk menyelesaikannya (itu pun untung bisa selesai).

Anybody can tell me what to do?

Tuesday, June 4, 2013

Arcs of Wonder

Rabu 15 Mei. 5.25 PM.

I was exhausted. My bag is most heavy on Monday and Wednesday that it hurts my shoulders, but today it's waay heavier than usual. That's because I was bringing my notebook along, additional weight of 1.5 kg, to do some work I hadn't done at school.

Keluar dari angkot, aku berjalan menuju rumah. It had been raining cats and dogs before, but it's stopping. Before I arrived at home, I stopped too. I could feel a warm feeling on my skin which was soft and comforting; the sunlight, that is. I saw the sun is setting and I glanced at the opposite direction.

Nothing. Tapi aku punya firasat kuat tentang apa yang akan terjadi. Sembari menimbang-nimbang apa yang akan kulakukan, kilauan warna muncul perlahan dari ketiadaan di langit. Kini tanpa berpikir aku langsung sprint ke rumah, nyaris melempar tas ke lantai, menyambar kamera dan lari keluar lagi.

It's getting clearer now. I marveled at it for a while, then I ran to the top of the hill. Oh yeah, for the record, my house is located halfway to it. On the way, I texted my friend Fi:

"Akulah peramal cuaca! Aku melihat pertanda, aku menunggu di tengah hujan, and there it is! A rainbow!"