Minggu lalu, di pelajaran B. Indonesia, ketika sedang membantu
teman sekelas menyelesaikan tugas membuat paragraf dan karangan... something
came into my mind.
Pasalnya, aku sedang mencari tema untuk paragraf persuasi demi
si Ayam (panggilan akrab untuk dia; jangan tanya kenapa). Akhirnya kami setuju
untuk mengupas (memang pisang?) masalah pergaulan. Kami menjabarkan sisi
positif dan negatif dari pergaulan dan tidak lupa diikuti oleh kalimat persuasi
sebagaimana dituliskan di pedoman dalam buku paket Bahasa dan Sastra
Indonesia 1. Isinya kira-kira begini: