Saturday, December 31, 2011

Piano + Konser + Konser = GUE!

Selamat libur akhir tahun! Tak terasa ini hari terakhir tahun 2011, dan tahun dengan pembuktian tentang kiamat tinggal selangkah lagi.

Aku tak sempat menulis tentang 2 konser terakhir; satu antar murid dan satu lagi di CCF... hari bermusik!

Konser pertama, yang lebih tepat disebut perang melawan kegugupan, terlaksana tanggal 11 lalu... dan aku membawakan 2 amunisi yang dipercayakan guruku, Bu Jenny, padaku: Waltz in C# Minor (Valse op. 64 no 2) oleh... siapa lagi kalau bukan Chopin? Dan Prelude no. 1 dari Gershwin, yang
benar-benar membingungkanku pada awalnya, sebab belum genap 2 tahun aku belajar piano dan pengalamanku dalam Jazz-Klasik, terutama kertukan yang tak teratur itu, belum cukup. Lagian, according to Bu Jenny, lagu itu sudah grade 5.

Konser Perang kedua, aku lumayan terhantam oleh kenyataan (duilah) bahwa ada seseorang yang memainkan lagu yang sama denganku. Lagu pertamaku Fly Me to The Moon, yang kupilih agar aku bisa mempelajari irama Bossa Nova. Dan kedua Waltz in C# Minor lagi, dan ternyata seorang pianis lain, Nadia Khansa namanya, memainkan lagu yang sama.

Tak masalah, sebenarnya, hanya saja aku tak suka dibanding-bandingkan dengan orang lain, dan itu pasti terjadi jika ada dua orang memainkan lagu yang sama.

Aku mendapat nomor urut 39, yang artinya aku harus menunggu kurang-lebih 1 jam sebelum giliranku. Dan ketika saat itu tiba, aku sedang menunggu di balik tirai hitam sambil melatih pernapasan, seakan aku sedang berenang di Sabuga.

Tampil di depan banyak orang, terutama di panggung, sangat berbeda rasanya dari sekedar 'main' di hadapan sesama murid. Syukurlah kedua lagu itu sudah kuhafalkan; aku enggan tampil sambil membaca partitur. Pianis profesional harus tampil dengan lagu sepanjang puluhan halaman (Bu Jeny pernah menunjukkan sebuah concerto sepanjang 60 halaman) tanpa membaca. Dalam hal menghafal, jika kau belajar piano, mulailah sedini mungkin.

Peserta nomor urut 38 sudah selesai bermain, jadi aku naik ke panggung, berbicara sedikit untuk mengoreksi, dan duduk.
Bagaimana akhirnya, jangan tanya. Aku terserang blank lagi, yang berarti mendadak aku kehilangan konsentrasi terhadap permainanku. Sempat salah. Aku kecewa, tapi aku bersyukur mendapat pelajaran baru waktu itu. Pelajaran berharga.
-------------------------- ***------------------------------
Ada satu lagu gubahan dari Bach yang terkenal, bagian kedua dari Orchestral Suite no. 3 dalam D Major, dimainkan dengan 2 flute. Lebih dikenal dengan Air on the G string, aku menobatkannya sebagai 'one of the most relaxing song' =P

Ada yang tertarik mendengarnya? Sini!

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete