ETAPE I :: Bandung-Serang
Thursday, August 15, 2013
Wednesday, August 14, 2013
Monday, July 29, 2013
Ada Apa Dengan Anak..? [2] : Vertex, Sore-sore
I thought everything had lost already.
Mungkin masih ada yang ingat post ini. Kini aku memasuki tahun kedua, rasanya aku makin paham.
Let's begin from the beginning. Tadi sore aku menemani temanku ke Vertex (this is something my parents don't know, so it's pretty much a sin). Untuk pertama kalinya dan mungkin terakhir. The so-called Vertex, toko CD bajakan berkualitas (katanya) di depan SMP 7. Ingat ya, SMP 7.
Mungkin masih ada yang ingat post ini. Kini aku memasuki tahun kedua, rasanya aku makin paham.
Let's begin from the beginning. Tadi sore aku menemani temanku ke Vertex (this is something my parents don't know, so it's pretty much a sin). Untuk pertama kalinya dan mungkin terakhir. The so-called Vertex, toko CD bajakan berkualitas (katanya) di depan SMP 7. Ingat ya, SMP 7.
Friday, June 28, 2013
Don't die, Atla!
Sekalinya mendapat kesempatan untuk memiliki sesuatu yang istimewa, maka kesempatan itu akan hilang, eventually.
Memang bukan jatahnya, ya.
Lebay banget.
Ehm. Baru kemarin pagi aku terseok-seok mendaki bukit untuk belanja, atas perintah Yang Tak Bisa dan Tak Boleh Dibantah alias orangtua. Meski dengan tampang cemberut (yang disembunyikan) dan hati dongkol, aku pergi juga dengan alasan takut kualat. Maafkan...
Sungguh tak ada yang salah dengan bangun pagi. Tidak juga dengan berbelanja sekalipun harus mendaki gunung. Masalahnya, aku kelelahan dan AKU BARU TIDUR 3 JAM. Setelah berhari-hari begadang.
Tetapi, di tengah jalan aku menemukan sesuatu. Sesuatu yang secara tak sengaja masuk dalam medan pandang yang cuma setengah terbuka. Sesuatu itu adalah peri cokelat paling indah, luar biasa, sekaligus paling mengenaskan yang pernah kulihat.
Memang bukan jatahnya, ya.
Lebay banget.
Ehm. Baru kemarin pagi aku terseok-seok mendaki bukit untuk belanja, atas perintah Yang Tak Bisa dan Tak Boleh Dibantah alias orangtua. Meski dengan tampang cemberut (yang disembunyikan) dan hati dongkol, aku pergi juga dengan alasan takut kualat. Maafkan...
Sungguh tak ada yang salah dengan bangun pagi. Tidak juga dengan berbelanja sekalipun harus mendaki gunung. Masalahnya, aku kelelahan dan AKU BARU TIDUR 3 JAM. Setelah berhari-hari begadang.
Tetapi, di tengah jalan aku menemukan sesuatu. Sesuatu yang secara tak sengaja masuk dalam medan pandang yang cuma setengah terbuka. Sesuatu itu adalah peri cokelat paling indah, luar biasa, sekaligus paling mengenaskan yang pernah kulihat.
Sunday, June 16, 2013
Compressed? I'm DISTRESSED!
I don't always download movies compressed in zip/rar
But when I do, they're never work
+fusion Bad Luck Brian :hammer
Help!
UNTUK APA coba mem-password file yang sengaja dibagi-bagikan? Promosi web? Okelah, tapi lain kasusnya kalau ternyata webnya sudah nggak ada dan, automatically, passwordnya ikut raib pula.
And that's what happened to me.
Selain aku berhasil entah bagaimana men-crack passwordnya dengan brutal force, maka file film 700+ MB ini akan tersia-siakan. Dan mengertilah, dengan average download speed 8 KB/s, aku butuh SEHARIAN untuk menyelesaikannya (itu pun untung bisa selesai).
Anybody can tell me what to do?
Tuesday, June 4, 2013
Arcs of Wonder
Rabu 15 Mei. 5.25 PM.
I was exhausted. My bag is most heavy on Monday and Wednesday that it hurts my shoulders, but today it's waay heavier than usual. That's because I was bringing my notebook along, additional weight of 1.5 kg, to do some work I hadn't done at school.
Keluar dari angkot, aku berjalan menuju rumah. It had been raining cats and dogs before, but it's stopping. Before I arrived at home, I stopped too. I could feel a warm feeling on my skin which was soft and comforting; the sunlight, that is. I saw the sun is setting and I glanced at the opposite direction.
Nothing. Tapi aku punya firasat kuat tentang apa yang akan terjadi. Sembari menimbang-nimbang apa yang akan kulakukan, kilauan warna muncul perlahan dari ketiadaan di langit. Kini tanpa berpikir aku langsung sprint ke rumah, nyaris melempar tas ke lantai, menyambar kamera dan lari keluar lagi.
It's getting clearer now. I marveled at it for a while, then I ran to the top of the hill. Oh yeah, for the record, my house is located halfway to it. On the way, I texted my friend Fi:
"Akulah peramal cuaca! Aku melihat pertanda, aku menunggu di tengah hujan, and there it is! A rainbow!"
I was exhausted. My bag is most heavy on Monday and Wednesday that it hurts my shoulders, but today it's waay heavier than usual. That's because I was bringing my notebook along, additional weight of 1.5 kg, to do some work I hadn't done at school.
Keluar dari angkot, aku berjalan menuju rumah. It had been raining cats and dogs before, but it's stopping. Before I arrived at home, I stopped too. I could feel a warm feeling on my skin which was soft and comforting; the sunlight, that is. I saw the sun is setting and I glanced at the opposite direction.
Nothing. Tapi aku punya firasat kuat tentang apa yang akan terjadi. Sembari menimbang-nimbang apa yang akan kulakukan, kilauan warna muncul perlahan dari ketiadaan di langit. Kini tanpa berpikir aku langsung sprint ke rumah, nyaris melempar tas ke lantai, menyambar kamera dan lari keluar lagi.
It's getting clearer now. I marveled at it for a while, then I ran to the top of the hill. Oh yeah, for the record, my house is located halfway to it. On the way, I texted my friend Fi:
"Akulah peramal cuaca! Aku melihat pertanda, aku menunggu di tengah hujan, and there it is! A rainbow!"
Wednesday, May 29, 2013
Best Movies Ever
Ini daftar film yang masing-masing punya pesan yang bagus sekali; saking dalamnya bolehlah dibuat mengubah hidupku. What do you think of them?
This list will always be updated.
Here we go...
Mulan (1998) - "True to your heart"
Maybe this is kinda surprising. Dilihat dari teknik pembuatan, "Mulan" jelas bakal kalah jauh dari animasi sekarang. Wong umurnya saja hanya sebulan-dua bedanya denganku. "Mulan" adalah film keluaran tahun 1998, aku pun kelu... eh, kelahiran tahun 1998.
Dulu tak pernah aku benar-benar sadar betapa spesialnya film ini. And now, years after the last time I watch it, aku bisa mengerti ceritanya. I even got chills... di beberapa adegan.
Bagi yang sudah lupa jalan ceritanya, tak ada toleransi sedikitpun untuk itu! (padalah sendirinya juga lupa).
Fa Mulan memang cantik, namun ia tak dianggap pantas untuk menjadi bride; satu-satunya cara seorang wanita bisa membawa kehormatan bagi keluarganya saat itu. Kalau di dunia sekarang, mungkin seperti nggak berhasil lulus ujian nasional. Hanya saja ini kasus khusus wanita.
Alasannya mungkin hanya satu: that's just isn't her.
Maka, ketika datang panggilan perang dimana setiap keluarga diharuskan mengirim seorang lelaki, Mulan nekad menggantikan ayahnya yang sudah tua dan sakit. Ia mencuri perlengkapan perang ayahnya, memotong rambutnya demi menyamar sebagai laki-laki dengan nama Ping.
At first, she didn't do well at the training camp. Sebab, sebagaimana lagu beralun, "this is the men's world". Mulan hampir diusir pulang ketika akhirnya dia berhasil melakukan suatu tugas yang bukan hanya membutuhkan kekuatan ala lelaki, tetapi juga akal. Ia bertahan, menjadi kuat, dan akhirnya berangkat ke medan perang.
He.. oops, she did several great things; memusnahkan nyaris seluruh tentara musuh sendirian (lagi-lagi dengan akalnya), dan menyelamatkan nyawa jendral pasukannya. Sayangnya ia terluka dan terkuaklah rahasia bahwa ia seorang wanita. For the record, ini adalah pembangkangan besar-besaran yang menuntut nyawa sebagai bayarannya.
Sang jendral tak jadi membunuhnya; a life for a life... and with this, his debt was repaid.
Pasukan kembali bergerak ke arah kota dan meninggalkan Mulan di tengah salju. Oh yeah, ada salju di China.
Kini, Mulan bukan saja gagal menggantikan ayahnya namun juga membawa aib yang lebih besar bagi keluarganya. Dan katanya:
BUT! The story isn't over yet. Si jendral jelek pemimpin musuh masih hidup dan malah makin bernafsu merebut takhta kerajaan. Begitu pula beberapa anak buahnya. Mulan mengetahui ini, maka ia mengejar pasukannya dan berusaha memberitahu mereka. Namun ia kembali menghadapi dilema diskriminasi, secara ia adalah seorang perempuan.
Nobody believed her. Tak ada yang menganggapnya patut didengar.
Dilema dan perjuangan, dan pesan yang dalam inilah yang membuat "Mulan" begitu spesial. Sebab Mulan berhasil. Dengan akal dan kekuatannya sendiri, ia mampu membuktikan dirinya.
Can I?
..
Dulu tak pernah aku benar-benar sadar betapa spesialnya film ini. And now, years after the last time I watch it, aku bisa mengerti ceritanya. I even got chills... di beberapa adegan.
Bagi yang sudah lupa jalan ceritanya, tak ada toleransi sedikitpun untuk itu! (padalah sendirinya juga lupa).
Fa Mulan memang cantik, namun ia tak dianggap pantas untuk menjadi bride; satu-satunya cara seorang wanita bisa membawa kehormatan bagi keluarganya saat itu. Kalau di dunia sekarang, mungkin seperti nggak berhasil lulus ujian nasional. Hanya saja ini kasus khusus wanita.
Alasannya mungkin hanya satu: that's just isn't her.
"Somehow I cannot hide
Who I am
Though I've tried
When will my reflection show who I am inside?"
Mulan's version of "Reflection"
Maka, ketika datang panggilan perang dimana setiap keluarga diharuskan mengirim seorang lelaki, Mulan nekad menggantikan ayahnya yang sudah tua dan sakit. Ia mencuri perlengkapan perang ayahnya, memotong rambutnya demi menyamar sebagai laki-laki dengan nama Ping.
At first, she didn't do well at the training camp. Sebab, sebagaimana lagu beralun, "this is the men's world". Mulan hampir diusir pulang ketika akhirnya dia berhasil melakukan suatu tugas yang bukan hanya membutuhkan kekuatan ala lelaki, tetapi juga akal. Ia bertahan, menjadi kuat, dan akhirnya berangkat ke medan perang.
He.. oops, she did several great things; memusnahkan nyaris seluruh tentara musuh sendirian (lagi-lagi dengan akalnya), dan menyelamatkan nyawa jendral pasukannya. Sayangnya ia terluka dan terkuaklah rahasia bahwa ia seorang wanita. For the record, ini adalah pembangkangan besar-besaran yang menuntut nyawa sebagai bayarannya.
Sang jendral tak jadi membunuhnya; a life for a life... and with this, his debt was repaid.
Pasukan kembali bergerak ke arah kota dan meninggalkan Mulan di tengah salju. Oh yeah, ada salju di China.
Kini, Mulan bukan saja gagal menggantikan ayahnya namun juga membawa aib yang lebih besar bagi keluarganya. Dan katanya:
Maybe what I really wanted was to prove I could do things right...
So when I looked in the mirror
I'd see someone worthwhile.
But I was wrong.
I see nothing.
BUT! The story isn't over yet. Si jendral jelek pemimpin musuh masih hidup dan malah makin bernafsu merebut takhta kerajaan. Begitu pula beberapa anak buahnya. Mulan mengetahui ini, maka ia mengejar pasukannya dan berusaha memberitahu mereka. Namun ia kembali menghadapi dilema diskriminasi, secara ia adalah seorang perempuan.
Nobody believed her. Tak ada yang menganggapnya patut didengar.
![]() |
| "You said you'd trust Ping. Why is Mulan any different?" |
Can I?
..
Saturday, May 4, 2013
Friday, April 19, 2013
Seandainya Mereka Bisa Bicara - ebook
"Edensor"
Barangkali 8 dari 10 orang pernah mendengar atau kenal dengan tempat itu gara-gara buah karya penulis terkenal ini: Andrea Hirata. Ya, seperti halnya diriku. Edensor dijabarkan dengan indah dalam Seandainya Mereka Bisa Bicara dalam Laskar Pelangi (kok jadi Yo Dawg ya?). Buku ini disebut-sebut sebagai pelipur lara bagi si Ikal saat ia harus merelakan Michelle Yeoh-nya, A Ling.
Dan seperti yang dikabarkan pula, setelah membuka buku ini sehalaman saja, sulit untuk menutupnya sebelum satu chapter berakhir. Bagaimana tidak; di halaman pertama saja kita langsung dibawa ke kandang lembu dan melihat sang penulis bergelimangan darah dan cairan, beralas lantai dingin, berlumur kotoran, dengan tangannya merogoh-rogoh ke dalam tubuh induk lembu, membantunya beranak.
Recommended.
If Only They Could Talk
(Seandainya Mereka Bisa Bicara)
Penulis: James Herriot
Tahun terbit: 1970
Jumlah halaman: 312
Bestseller: 17 Minggu di The New York Times
13 minggu di majalah Time
Sinopsis: Di desa terpencil itulah James Herriot, seorang dokter hewan yang baru lulus dan masih magang, harus memperjuangkan hidupnya, kehormatannya, sekaligus melaksanakan tugasnya sebagai dokter hewan. Mengabdi, berhadapan dengan berbagai macam hewan, berbagai penyakit, berbagai petani macam petani yang meragukan dirinya, beberapa lainnya merupakan penipu tulen.
Click here to download (4 MB)
Barangkali 8 dari 10 orang pernah mendengar atau kenal dengan tempat itu gara-gara buah karya penulis terkenal ini: Andrea Hirata. Ya, seperti halnya diriku. Edensor dijabarkan dengan indah dalam Seandainya Mereka Bisa Bicara dalam Laskar Pelangi (kok jadi Yo Dawg ya?). Buku ini disebut-sebut sebagai pelipur lara bagi si Ikal saat ia harus merelakan Michelle Yeoh-nya, A Ling.
Dan seperti yang dikabarkan pula, setelah membuka buku ini sehalaman saja, sulit untuk menutupnya sebelum satu chapter berakhir. Bagaimana tidak; di halaman pertama saja kita langsung dibawa ke kandang lembu dan melihat sang penulis bergelimangan darah dan cairan, beralas lantai dingin, berlumur kotoran, dengan tangannya merogoh-rogoh ke dalam tubuh induk lembu, membantunya beranak.
Recommended.
If Only They Could Talk(Seandainya Mereka Bisa Bicara)
Penulis: James Herriot
Tahun terbit: 1970
Jumlah halaman: 312
Bestseller: 17 Minggu di The New York Times
13 minggu di majalah Time
Sinopsis: Di desa terpencil itulah James Herriot, seorang dokter hewan yang baru lulus dan masih magang, harus memperjuangkan hidupnya, kehormatannya, sekaligus melaksanakan tugasnya sebagai dokter hewan. Mengabdi, berhadapan dengan berbagai macam hewan, berbagai penyakit, berbagai petani macam petani yang meragukan dirinya, beberapa lainnya merupakan penipu tulen.
Click here to download (4 MB)
Thursday, April 18, 2013
... Namun Semuanya Berubah Ketika PACAR Menyerang...
PACAR itu yang disebabkan inveksi virus Varicella zoster, yang membuat kulit dipenuhi bintik merah gatal bernanah ya? Oh, bukan.. itu sih CACAR. Cacar air lebih tepatnya.
Atau itu adalah gejala kekurangan gula darah, sehingga otak mengirim sinyal pada perut untuk mulai bergerung-gerung kayak Harley? Oh, itu sih LAPAR.
Oh, ya.. PACAR itu kan jenis pewarna kuku yang setelah jadi, warnanya jadi oranye cerah... Nah, ini baru benar. Tapi yang aku bahas kini, memang benar-benar pacar yang bakal terlintas pertama kali di kepala kebanyakan anak muda, ketika kubilang "pacar".
Atau itu adalah gejala kekurangan gula darah, sehingga otak mengirim sinyal pada perut untuk mulai bergerung-gerung kayak Harley? Oh, itu sih LAPAR.
Oh, ya.. PACAR itu kan jenis pewarna kuku yang setelah jadi, warnanya jadi oranye cerah... Nah, ini baru benar. Tapi yang aku bahas kini, memang benar-benar pacar yang bakal terlintas pertama kali di kepala kebanyakan anak muda, ketika kubilang "pacar".
Subscribe to:
Posts (Atom)



